Senin, 11 Juni 2012
Manisnya Gula Gait Bikin Lidah Tambah Menggait
Gula gait???apa itu Gula gait. Gula Gait adalah makanan khas kalimantan yang terbuat dari Gulan Aren dan Gula putih semacam karamel dan di bentuk serupa kayu. Tapi rasanya menggoda di lidah karena manisnyanya yang sangat legit.
Oleh-oleh adalah makanan jaman dulu seringkan kita lihat di sekolah-sekolahan waktu kita SD di situ banyak paman-bibi jualan gula gait dengan bermacam warna tapi bukan gulali.
Rasanya juga nggak terkalahkan dengan gulali loh. Yang mau coba silakan mencoba makanan khas kalimantan ini. Rasanya TOP BEDA dah dengan cemilan yang kita makan sehari-hari.
Enaknya Ciri Khas East Kalimantan Center...
Ya...aku pertama kali datang ke pusat oleh-oleh tersebut,pertama kali masuk aku seperti orang ling-lung maklum baru pertama kali. Aku pun berkeliling ria sesuka aku dari aksesoris,baju dan makanan yang belum aku lihat yaitu GULA GAIT. Aku pun lanjut lagi perjalanan ku ke tempat lain dan mefotokan aksesoris dan lain-lainnya di sana.
Aku tersanjung dengan yang punya toko dia ramah banget sama customernya itulah motivasiku baiknya yang punya toko. Dia ramah sekali dengan tutur katanya yang halus.
Akupun jadi tahu apa saja ciri khas orang kalimantan yang aku nggak tahu apa-apa sekarang jadi mengerti budaya Kalimantan.
Yang aku senang sekali berkujung disana sudah dapat teman baru dan budaya-budaya khas kalimantan. Yang aku harapkan adalah semoga East Kalimantan Center berkembang maju dan selalu jadi nomor satu di Kalimantan.
Yang belum aku tahui malah jadi tahu semua. Inilah budaya kita jangan sampai punah oleh masa karena budaya kita sangatlah mahal harganya.
Minggu, 10 Juni 2012
Tertekup Jiwa Yang Sepi
Tak satu pun yang mampu ku ucapkan
Tak satu pun kata yang harus ku katakan
Dan tak satu pun air mata yang terjatuhkan...
Hilang rasa sepi hilang segala arah
Hilang sejuta cara hilang kebahagiaan
Jalan tak tentu
Menjadi jalan sesat tak berbatu...
Apa dan apa...
Yang ku pikirkan hanyalah harapan tak pasti...
Dan jiwa yang sepi selalu menemaniku disaat'ku tertekup...
Ya...
Tertekup Jiwa yang sepi
Kosong...
Gelap...
Dan tak tertemani oleh siapa'pun...
Penuh rasa kekecewaan yang tak terjawab
Percuma dalam hati'ku mengadu
Percuma dalam hati'ku menangis
aku ya hanya aku...
Aku manusia sebatang kara
Dengan jiwa yang sepi
Dan tak tertemani oleh siapa'pun
Tertekup jiwa yang sepi...
Namun air mata'ku
Terjatuh dan berbinarkan rasa kesedihan yang amat dalam
Sedalam lautan
Tak bertepi...
Tak satu pun kata yang harus ku katakan
Dan tak satu pun air mata yang terjatuhkan...
Hilang rasa sepi hilang segala arah
Hilang sejuta cara hilang kebahagiaan
Jalan tak tentu
Menjadi jalan sesat tak berbatu...
Apa dan apa...
Yang ku pikirkan hanyalah harapan tak pasti...
Dan jiwa yang sepi selalu menemaniku disaat'ku tertekup...
Ya...
Tertekup Jiwa yang sepi
Kosong...
Gelap...
Dan tak tertemani oleh siapa'pun...
Penuh rasa kekecewaan yang tak terjawab
Percuma dalam hati'ku mengadu
Percuma dalam hati'ku menangis
aku ya hanya aku...
Aku manusia sebatang kara
Dengan jiwa yang sepi
Dan tak tertemani oleh siapa'pun
Tertekup jiwa yang sepi...
Namun air mata'ku
Terjatuh dan berbinarkan rasa kesedihan yang amat dalam
Sedalam lautan
Tak bertepi...
Harapan Yang Semu
Telah'ku ukir semua kisah di atas langi gelap
Penuh cahaya rembulan dan bintang menyelimuti malam'ku
Ku lukiskan semua kejadian demi kejadian
Dan ku rangkai dalam bingkai hati'ku
Yang selalu menggelumut tak tentu
Aku berharap dan berharap penuh pasti
Namun harapan'ku menjadi semu
Dalam hati'ku berpikir dalam
Mengapa seperti ini...
Dan aku tersandar pada dinding yang kusam
Aku melihat diri'ku seperti manusia tak bernyawa
Yang selalu putus asa dalam realita kehidupan'ku
Dan...
Aku tersandar di balik semua ini...
Harapan'ku menjadi semu
Dan tak pernah menjadi nyata
Hanya khayalan demi khayalan yang ku ukir dan ku lukis dalam mimpi'ku
Aku terdiam membisu dan tak bersuah
Malam'ku menjadi sepi...
Bintang dan rembulan kian melihat'ku malu
Aku yang selalu putus asa dalam harapan yang tak pernah pasti
Tapi...
Aku selalu ikut berjalan dalam jalanny waktu
Demi mengejar...
Semua harapan yang telah menjadi semu
Penuh cahaya rembulan dan bintang menyelimuti malam'ku
Ku lukiskan semua kejadian demi kejadian
Dan ku rangkai dalam bingkai hati'ku
Yang selalu menggelumut tak tentu
Aku berharap dan berharap penuh pasti
Namun harapan'ku menjadi semu
Dalam hati'ku berpikir dalam
Mengapa seperti ini...
Dan aku tersandar pada dinding yang kusam
Aku melihat diri'ku seperti manusia tak bernyawa
Yang selalu putus asa dalam realita kehidupan'ku
Dan...
Aku tersandar di balik semua ini...
Harapan'ku menjadi semu
Dan tak pernah menjadi nyata
Hanya khayalan demi khayalan yang ku ukir dan ku lukis dalam mimpi'ku
Aku terdiam membisu dan tak bersuah
Malam'ku menjadi sepi...
Bintang dan rembulan kian melihat'ku malu
Aku yang selalu putus asa dalam harapan yang tak pernah pasti
Tapi...
Aku selalu ikut berjalan dalam jalanny waktu
Demi mengejar...
Semua harapan yang telah menjadi semu
Hiding Behind the Stars Tonight
My little star if you can see In the silence of my night was quiet There was no little light that decorate the space Save what you hear my voice I could not scream for the call I was unable to walk to the high heavens All I want is a request I want you to come up with your little light Do not you hide my star in my time grieving You're the one who always accompany me You're a true listener And you're my best friend who is always faithful to hear my sorrows Do not you leave me My heart felt empty when my night sky dark without you Come to my star I hope you always accompany these nights I can not see if the dark I can not tell if you were not there Do not hide behind your night Entertain me with your little light I hope you come back big And hear all my stories Do not make me sad If no you My life feels empty and lonely
Di kala Senja
Langit hampir gelap
Penuh cahaya matahari berbinar terang
Terpancar cahaya yang semu nan kelabu
Burung gereja terbang kesana kemari untuk lelap malamnya
Terbinar cahaya langit yang ingin menutup tugasnya yang telah hampir usai
Di kala senja'ku terduduk termenung
Menghayal demi khayal
Merindu tak berindu
Aku termenung dan terdiam dalam heningnya senja berkelabu
Menatap cahaya yang hampir menutup permukaannya
Dan hanya senja yang menemani'ku dalam sepi
Di kala senja
Ku menangis
Mengadu hati yang tak pernah tentu arahnya
Aku berjalan demi setapak
Aku lempar semua perasaan resah'ku pada senja
Senja yang hampir hilang kini menjadi saksi hidup'ku
Aku yang termenung dalam sepi
Terbinar cahaya matahari yang hampir hilang
Yang selalu meghiasi hari'ku dengan secercah cahaya suci
Aku kembali mengadu kepada senja
Senja yang diam dan membisu
Aku terpubgkiri dalam angannya kalbu
Awan gelap'pun datang dan menghapiri'ku
Bintang berbinar dengan indah
Dan sang bulan purnama memantul cahayanya
Kini senja telah hilang
Akankah esok aku bisa kembali berjumpa dan mengadu hati kepada senja???
Aku selalu menunggu senja hanya ia yang mengerti perasaaan'ku...
Penuh cahaya matahari berbinar terang
Terpancar cahaya yang semu nan kelabu
Burung gereja terbang kesana kemari untuk lelap malamnya
Terbinar cahaya langit yang ingin menutup tugasnya yang telah hampir usai
Di kala senja'ku terduduk termenung
Menghayal demi khayal
Merindu tak berindu
Aku termenung dan terdiam dalam heningnya senja berkelabu
Menatap cahaya yang hampir menutup permukaannya
Dan hanya senja yang menemani'ku dalam sepi
Di kala senja
Ku menangis
Mengadu hati yang tak pernah tentu arahnya
Aku berjalan demi setapak
Aku lempar semua perasaan resah'ku pada senja
Senja yang hampir hilang kini menjadi saksi hidup'ku
Aku yang termenung dalam sepi
Terbinar cahaya matahari yang hampir hilang
Yang selalu meghiasi hari'ku dengan secercah cahaya suci
Aku kembali mengadu kepada senja
Senja yang diam dan membisu
Aku terpubgkiri dalam angannya kalbu
Awan gelap'pun datang dan menghapiri'ku
Bintang berbinar dengan indah
Dan sang bulan purnama memantul cahayanya
Kini senja telah hilang
Akankah esok aku bisa kembali berjumpa dan mengadu hati kepada senja???
Aku selalu menunggu senja hanya ia yang mengerti perasaaan'ku...
Selasa, 13 Maret 2012
my life has felt lonely
my life has felt lonely
and my days were lonely
I feel lonely
struck grief in my life
I'd love to die
on my mind is dead
when I die
I want a beautiful marine
clayey
saw a dolphin
see clouds dusk
watch the sunset
I'd love my happy
I'd love all that happened in
my life
Yes ... God
I bow down to surrender
I surrender this life and
death
I'm not quite beyond patience
I will not escape from the
mundane oversight
I feel stupid in this world
And ...
when it comes to me
whether I have covered in
tears
bloody or never pure
I just pray to you
so that I can and always
could
to live my life this
even if you do not allow me
to get out of this world
This world is so beautiful
for me recalls
Langganan:
Postingan (Atom)

